Hero In Me, Heroes In You

Buat yang udah kenal lama sama saya juga sahabat saya, mereka pasti mengerti dan sadar betul kalo saya sebenernya gak punya obsesi muluk-muluk. Yap, saya lebih berusaha untuk menjadi sebaik-baiknya orang tanpa adanya batasan obsesi. Sebagian orang yang mati-matian mengejar obsesinya lalu mendapatkannya, terkadang sudah merasa cukup, sebagian lagi stressed out karna obsesinya gak kesampaian, dll; but i won’t be one of them. Yah, obsesiku tumbuh, karena semakin dewasa kita, semakin banyak yang bisa kita raih, genggam atau wujudkan.

Tapi satu yang tak berubah semenjak saya kecil, adalah obsesi untuk jadi hero. Naif, konyol atau apalah itu sebutannya. Saya pengen menolong orang, melawan monster dan membawa kedamaian dan kehidupan yang lebih baik untuk mendapatkannya. Dan saat tumbuh dewasa, obsesi ini bahkan tumbuh semakin besar. Meski diakui, ngomongin soal hero cuma bakal diketawain dan dianggap gak dewasa banget, but this world needs them.

Eh, monster tuh nyatanya gak ada ya? Nah trus jadi apa kalo di dunia nyata? Vigilante?

Tapi saya selalu berpikir monster itu nyata. Ketamakan, egoisme, kemiskinan, kebodohan, rasa depresi dan banyak hal lain adalah bentuk monster masa kini yang harus dilawan. These monsters are real, and maybe resides within us; within you and me.

Banyak orang mengartikan hero sebagai orang dengan kekuatan luar biasa, secepat flash; sepintar batman; atau sekuat hulk. Pada kenyataannya, seseorang tidaklah butuh kekuatan macam itu. Hero pada kenyataannya adalah orang yang berjuang sebaik mungkin sesuai kemampuannya demi sesuatu yang lebih baik untuk orang disekitarnya. And i’ll do it in my own way.

50 th memoriam John F Kennedy, taken from here

John F Kennedy, yang kebetulan hari ini adalah peringatan kematiannya yang ke-50 pernah menelurkan quote diatas. Apa artinya menjadi seorang liberal, seorang yang bebas. Dan itu jadi tantangan buat orang yang sepikir dengan saya, orang-orang naif yang bercita-cita jadi hero, jadi liberator, jadi pembebas. And i know i’m not the only one who thinks and act in the same way.

Pernah pada waktu kuliah praktek mengajar, dosen saya saat itu, Pak Syaad meminta kami menuliskan apa obsesi/impian yang kami pendam; dan saat beliau membaca tulisan saya beliau cuma tertawa tertahan. Yah, saat itu tulisan impian saya cukup banyak, dan dua yang saya masih ingat adalah berselancar di swiss dan membuat panti asuhan. 😀

Pada akhirnya saya gak akan menyesali pilihan saya buat kuliah di jurusan pendidikan untuk nantinya menjadi seorang tenaga pengajar, jika itu berarti bisa melawan dan mengalahkan monster bernama kebodohan. Saya gak akan berhenti bernyanyi, bermain musik dan mencipta lagu jika itu bisa membawa kedamaian lewat karya. Saya gak akan berhenti berusaha menjadi kaya jika itu berarti bisa menjadi tumpuan orang-orang yang berpeluh demi sesuap nasi. Saya gak akan berhenti menulis puisi jika itu mampu mewarnai suramnya dunia. Saya gak akan berhenti tersenyum dan tertawa jika itu bisa membebaskan kesedihan di hati orang lain.

Mari kawan, tumbuhkan sifat heroisme dalam diri kita, karena saya percaya ada hero yang bersemayam di tiap pribadi.

Keep fighting

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Best Article Blogger Energy”

oiya, ada gak yg nyadar kalo obsesi itu dalam bahasa indonesia artinya ‘sedikit’ negatif? Nih buktinya 😀

Advertisements

33 thoughts on “Hero In Me, Heroes In You

  1. “”hero pada kenyataannya adalah orang yang berjuang sebaik mungkin sesuai kemampuannya demi sesuatu yang lebih baik untuk orang disekitarnya. And i’ll do it in my own way”” waaah saya setuju nih dengan kutipan tersebut..obsesi kamu juga kerenn… Ada hero yang bersemayam dalam diri kita… mantapp dehhh.. hmm bukankah sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lai. sukses buat BAnya^^

  2. bener, hero itu ga selalu orang yang memiliki kekuatan super kaya superman dan kawan-kawannya, menjadi gurupun merupakan salah satu hero, setuju banget deh sama postingannya 🙂

  3. Pingback: Selamat Hari Pahlawan [Tanpa Tanda Jasa] | penta!!!

  4. weowww berawal dari obsesi dan akhirnya menjadi suatu pilihan untuk terjun di dunia pendidikan
    semoga sedikitnya bisa memenuhi obsesi lo sob 😀
    mungkin mau jadi ranger BE juga ? hahaa

  5. waktu kecil sampe skg aku sih pegen jadi power ranger biru. tapi dimana mana ranger biru syelaluuu cowok! hih hehehe

    eh setuju bang.. hero yang sebenarnya adalah dia yang menggunakan sebaik2nya apa yang dia punya untuk kebaikan orang banyak. gak mesti jadi kuat dulu kayak yg di film2… hehehe

  6. Wow! Mulia sekali memberantas monster (kebodohan) good luck!
    Iya superhero gak harus memiliki kekuatan super, pahlawan zaman sekarang berbeda. Semua orang bisa menjadi pahlawan dengan caranya sendiri2 🙂

  7. Tak usah bersusah payang untuk menjadi seorang super hero yang diagung-agungkan orang lain. cukup dengan membantu orang di sekitar dan menjadi hero untuk diri mu sendiri. super hero yang benar-benar hero adalah mereka yang membantu tanpa pamrih, tanpa perlu dikenal dan dikemukakan kebaikan apa yang telah diperbuatnya.

  8. Pict paling atas idola gw semua tuh..

    Kalo sekarang sih macem Koruptor, Anak Alay, and Preman2 tengik yg perlu dibasmi.. Tapi, akan lebih baik lagi kalo kita membasmi keburukan yg ada dlm diri mereka, yg membuat mereka jadi begitu..

    Obsesi loe hampir sama kayak gw bro..

  9. bentar bentar, Penta calon guru juga? banyak bgt nih guru di BE. Salut bgt nih sama para pahlawan tanpa tanda jasa, mau memerangi monster bernama kebodohan. mulia banget!!

  10. mantap bener dah Pentaaa..super sekali ini…dan emang tiap orang bisa jadi hero versinya masing masing..yang penting emang just do the best dan lakukan apapun dan tetap lakukan apapun aslong as bisa berguna untuk semesta. Semangath!!!

  11. Ko kak penta percaya ada sifat heroisme di setiap pribadi, saya juga percaya bahwa ada sifat monster di setiap pribadi. Buat gue, just do what you love and im sure yoh will be a hero

  12. kampret lo men……

    tulisan yang super sekali..

    gue gak bisa berkata apa- apa , kayak ngaca pas baca tulisan lo yang ini. gue banget, obsesi yang konyol yang diketawain orang skitar kita. 😀 .

    tapi gue yakin suatu saat nanti pasti tercapai.

Silahkan berkomentar...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s