Selasar

Selasar kami

Sejauh aku bermimpi dan mengaisnya
Kutemukan sela tawa juga bahagia
menepi dan meluap bergantian
mengesah berharap tak dilahirkan
di dunia semenjana yang merenta

selasar yang makin ramai,
dunia yang makin terlupa,
masa depan yang memudar,
oleh altar yang meninggi.

Advertisements

26 thoughts on “Selasar

    • pasti dong, walopun sebenernya ini lebih menyoroti kesenjangan sosial yg teramat jauh, antara orang yg duduk di altar, merasa hebat dan berkuasa dengan orang yg untuk berteduh saja bingung πŸ˜€

  1. selasar itu artinya apa yah kak *kudet banget nih… hmm. sedih liat fotonya.. ia terlalu besar kesenjangan sosial di masyarakat.. buktinya ada yg semakin kaya ada yang semakin melarat

  2. *Kaget dipelototin elang*

    Pen, kirimin link postingan kamu ini ke twitter Pak SBY dan para pasangan yang ngebet banget jadi pemimpin negeri aja.
    Siapa tau bermanfaat buat mereka.

    • itu burung hantu, bukan elang el jalaludin *eh
      trademarkku, di twitter jg make ni owl, haha

      mana akunnya? palingan yg baca adminnya, bukan orangnya -___-

  3. hm.. selasar ya…
    berbicara dengan strata sosial yang membuat kasta antar anak manusia yang entah akan jadi apa dikemudian hari. Entah apakah masa depan akan ber-empati atakaukah antipati.

    belajar itu tidak harus selalu di sekolah. menimba ilmu untuk masa depan perlu formalitas, tapi kualitas.

    Coba, buat sekolah terbuka/ rumah singgah bagi mereka. itu akan sangat membantu.

    • yah, rumah singgah sama panti asuhan jadi obsesi saya lainnya kalo udah sukses.

      berharap bisa berbagi dan memberi ilmu untuk mereka, juga kepercayaan diri dll.

  4. kok kayak lagu ya??
    bagus puisinya….
    bicara soal selasar… hmmm gimana ya?
    kita memang harus terus bermimpi tapi tetap berusaha… agar si selasar yg semakin ramai itu masih tetap layak untuk dijadikan tempat berlindung

    πŸ™‚

  5. selasar cinta bersemi di antara kita *abaikan*

    selasar itu begituan toh. baru tahu aku pak pen.
    woi orang2 di gedung DPR, baca nih!!

  6. selasar apaan sih? *belum nyambung*
    duh paling ga tega ngeliat gambar kayak gitu, di sisi lain bersyukur, di sisi lain mangkel kenapa harus ada keadaan seperti itu. miris!

Silahkan berkomentar...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s