UEFA Team of The Year

Kawan, sudahkah kalian mengirimkan pilihan kalian untuk tim terbaik tahun ini?

Kalau belum, silahkan mampir dulu kesini.

Untuk nominasinya adalah sebagai berikut:

Kiper:
Nama (Kebangsaan | Klub) Laga (Menang) | Kebobolan | Clean Sheet
Thibaut Courtois (Belgia | Atletico Madrid) 47 (33) | 25 | 17
Manuel Neuer (Jerman | FC Bayern Munchen) 50 (45) | 29 | 26
David De Gea (Spanyol | Manchester United FC) 39 (21) | 39 | 15
Petr Cech (Ceko | Chelsea FC) 53 (32) | 55 | 17

Bek:
Nama (Kebangsaan | Klub) Laga (Menang) | Gol
David Alaba (Austria | FC Bayern Munchen) 50 (42) | 11
Giorgio Chiellini (Italia | Juventus) 34 (23) | 3
Dante (Brazil | FC Bayern Munchen) 38 (36) | 0
Mats Hummels (Jerman | Borussia Dortmund) 32 (20) | 1
Branislav Ivanovic (Serbia | Chelsea FC) 51 (31) | 3
Philipp Lahm (Jerman | FC Bayern Munchen) 45 (41) | 0
Stephan Lichtsteiner (Swiss | Juventus) 34 (22) | 4
Filipe Luis (Brazil | Atletico Madrid) 38 (25) | 2
Vincent Kompany (Belgia | Manchester City) 18 (14) | 1
Gerard Pique (Spanyol | FC Barcelona) 46 (32) | 2
Sergio Ramos (Spanyol | Real Madrid) 37 (29) | 6
Thiago Silva (Brazil | PSG) 24 (13) | 1

Gelandang:
Nama (Kebangsaan | Klub) Laga(Menang) | Gol | Assist | Pass Completion
Gareth Bale (Wales | Tottenham/Real Madrid) 36 (21) | 25 | 10 | 75%
Ilkay Gundogan (Jerman | Borussia Dortmund) 25 (16) | 4 | 2 | 84%
Isco (Spanyol | Malaga/Real Madrid) 45 (25) | 13 | 5 | 80%
Paul Pogba (Prancis | Juventus) 46 (30) | 8 | 5 | 80%
Mesut Ozil (Jerman | Real Madrid/Arsenal) 49 (40) | 12 | 24 | 83%
Nemanja Matic (Serbia | SL Benfica) 42 (28) | 6 | 0 | 82%
Blaise Matuidi (Prancis | PSG) 49 (34) | 5 | 2 | 86%
Marco Reus (Jerman | Borussia Dortmund) 43 (27) | 20 | 13 | 73%
Franck Ribery (Prancis | FC Bayern Munchen) 44 (38) | 18 | 19 | 81%
Arjen Robben (Belanda | FC Bayern Munchen) 44 (39) | 20 | 15 | 80%
Bastian Schweinsteiger (Jerman | FC Bayern Munchen)  36 (34) | 5 | 7 | 87%
Yaya Toure (Pantai Gading | Manchester City FC) 37 (25) | 14 | 5 | 58%

Penyerang:
Nama (Kebangsaan | Klub) | Laga (Menang) | Gol | Assist | Rasio Tembakan/Gol
Sergio Aguero (Argentina | Manchester City FC) 37 (24) | 24 | 6 | 32%
Edinson Cavani (Uruguay | Napoli/PSG) 48 (30) | 31 | 3 | 23%
Diego Costa (? | Atletico Madrid) 36 (25) | 26 | 5 | 27%
Radamel Falcao (Kolombia | Atletico Madrid/AS Monaco) 41 (21) | 25 | 0 | 19%
Zlatan Ibrahimovic (Swedia | PSG) 49 (32) | 38 | 13 | 26%
Robert Lewandowski (Polandia | Borussia Dortmund) 47 (27) | 37 | 10 | 27%
Mario Mandzukic ( Kroasia | FC Bayern Munchen) 45 (37) | 22 | 4 | 27%
Jackson Martinez (Kolombia | FC Porto) 41 (26) | 26 | 0 | 36%
Lionel Messi (Argentina | FC Barcelona) 39 (25) | 40 | 14 | 33%
Thomas Muller (Jerman | FC Bayern Munchen) 47 (42) | 21 | 10 | 26%
Cristiano Ronaldo (Portugal | Real Madrid CF) 47 (35) | 58 | 13 | 27%
Robin Van Persie (Belanda | Manchester United FC) 39 (24) | 29 | 7 | 27%

Wah, sulit banget menentukan mana yang bakal jadi starting eleven kan? Nah kalo buat saya ini tim saya:

4-4-2

Thibaut Courtois (GK)

David Alaba (LB)
Mats Hummels (CB)
Dante (CB)
Philipp Lahm (RB)

Franck Ribery (LW)
Bastian Schweinsteiger (DM)
Mesut Ozil (AM)
Arjen Robben (RW)

Zlatan Ibrahimovic (TM)
Cristiano Ronaldo (SS)

Terus kalo 4-3-3

Thibaut Courtois (GK)

David Alaba (LB)
Gerard Pique (CB)
Dante (CB)
Philipp Lahm (RB)

Mesut Ozil (AM)
Bastian Schweinsteiger (DM)
Marco Reus (AM)

Lionel Messi (SS)
Robin Van Persie (TM)
Cristiano Ronaldo (SS)

Adapun untuk pilihan saya, berikut alasannya:

Thibaut Courtois (GK)
Secara pencapaian, Courtois masih kalah mentereng dengan pilihan mayoritas, Manuel Neuer. Tapi mengingat ketangguhannya menjaga gawang Atletico Madrid yang barisan pertahanannya tak sementereng tim besar lain jadi poin plus buat kiper muda Belgia ini. Toh catatan statistiknya sudah menunjukkan potensi besarnya.

David Alaba (LB)
Bek sayap dengan sebelas gol setahun? Ini dia jawabannya. Alaba yang masih sangat muda ini menjadi tandem sempurna ribery untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan. Kecepatan, dribble, disiplin dalam bertahan dan assistnya sangat membantu pencapaian Die Roten merebut 5 gelar tahun ini saja.

Mats Hummels (CB)
Benteng andalan Jurgen Klopp yang mengantar Borussia Dortmund ke final Liga Champions musim kemarin. Kemampuan intercep dan pengawalannya baik. Meski awal musim ini penampilannya kurang meyakinkan, saya tetap menaruh respek besar pada jebolan akademi Bayern ini.

Dante (CB)
Dante menjadi rekrutan yang luar biasa pada awal kehadirannya di Allianz Arena. Meski sekarang sudah berusia 30 tahun, kemampuannya malah makin terasah setelah berlaga di turnamen dengan level tinggi seperti Liga Champions. tak salah memang jika satu spot di Winning Team Jupp Heynckes adalah miliknya.

Philipp Lahm (RB)
Lahm adalah sosok kapten Jerman sekaligus Bayern yang luar biasa. Mampu bermain di sisi pertahanan kiri dan kanan sama baiknya, bahkan musim ini Guardiola memasangnya sebagai gelandang bertahan dan gelandang serang. Hasilnya jauh dari mengecewakan.

Franck Ribery (LW)
Salah satu motor serangan Bayern. Tak banyak yang bisa digunakan untuk menyangkal kebrilianan Ribery untuk timnya saat ini.

Bastian Schweinsteiger (DM)
Awalnya berposisi sebagai gelandang sayap, Basti malah moncer sebagai salah satu gelandang tengah terbaik dunia. Kemampuan bertahan dan menyerangnya sama baiknya. Pass completion yang menyentuh angka 89% juga menunjukkan kejeliannya melepas umpan dan menjadi motor serangan dari lini  tengah.

Mesut Ozil (AM)
Diakui sebagai raja assist, Ozil adalah rekrutan sensasional musim ini untuk Arsenal. Jeli melepas umpan, lincah dan pergerakannya yang tak terduga menjadi poin plus pemain berdarah Turki ini untuk memantapkan posisinya sebagai salah satu gelandang serang terbaik dunia.

Arjen Robben (RW)
Robben merupakan counterpart sejati Ribery. Dibeli dari Real Madrid karena kedatangan CR7 dan Kaka, Robben menjadi sayap tak tergantikan Bayern untuk membumbung tinggi tahun ini.

Zlatan Ibrahimovic (TM)
Ibra musim lalu seakan menjadi aktor protagonis tunggal PSG untuk melangkah jauh di Liga Champions dan menjuarai Ligue 1. Tapi seiring kedatangan Cavani, kerjasama keduanya diragukan. Akan tetapi, Ibrakadabra menunjukkan kelegawaan hati untuk bersanding dan malah menjadi kreator serangan dan penyaji umpan matang bagi Cavani pada musim ini.

Cristiano Ronaldo (SS)
Cristiano merupakan pemain terkomplet menurut pribadi saya saat ini. Dengan rasio gol dan vitalnya kehadiran CR7 untuk Madrid membuat saya menempatkannya menjadi tandem ideal bagi Ibra.

Gerard Pique (CB)
Untuk 4-3-3, Pique mampu menyandang tugas membagi bola dengan baik. Oleh karena itu dalam formasi ini saya memilih palang pintu yang dibesarkan Ferguson ini.

Marco Reus (AM)
Siapa yang lebih vital bagi Dortmund musim lalu, Reus atau Gotze? Setelah kepergian Gotze untuk menyeberang ke klub kota kelahirannya, Reus menjadi aktor utama di lini serang Dortmund saat ini. Pergerakan dengan atau tanpa bolanya menjadi vital dalam skema serangan ‘metal’ pasukan Koppo

Lionel Messi (SS)
Saya memang tak memasukkannya di list 4-4-2, tapi bukan karena tak layak. Messiah menurut saya lebih cocok bermain di skema ini, meski bukan di posisi penyerang tengah. Lagipula, siapa mau meragukan kemampuannya?

Robin Van Persie (TM)
RVP jadi pilihan terakhir saya, Memang kalau melihat efektivitas tembakan dsb RVP tidaklah dominan, namun daya magis pemain MU ini sangat luar biasa. Maka saya dengan berbangga hati menempatkannya di posisi ujung lini serang 4-3-3.

Maaf kalo pilihannya berbeda, tapi ini kan hak saya buat milih :p

Advertisements

Silahkan berkomentar...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s