Tips Menghadapi Presentasi Dadakan

Presentasi Dadakan? Kenapa Tidak?

Saya seringkali mendapat tekanan seperti itu. Materi belum
siap, anggota kelompok banyak yang belum hadir, dan
masalah-masalah lain yang menghalangi. Kalau kepepet,
banyak yang ogah-ogahan melakukan presentasi, misalnya
presentasi tugas dengan mendadak. Padahal, yang berani
presentasi biasanya akan dapat nilai lebih di mata dosen/guru.

Karena itu, kalau buat saya sih, kenapa enggak?

Okelah, saya pengen berbagi beberapa trik yang bisa kalian
coba sekiranya menemui kejadian macam ini. Gak perlu terlalu
tegang kalo baca, relaks aja.

1. Tunjukkan kepercayaan diri
Dosen atau guru yang semena-mena menyuruh anak didiknya
untuk maju presentasi secara mendadak tuh bukan hal baru,
makanya seenggaknya kalo memang kita harus maju
presentasi, tunjukkan kalau kita punya kepercayaan diri cukup.
Keep smile, lemaskan kaki dan tangan anda.

2. Minta sedikit waktu
Persiapan buat presentasi tetep makan waktu, oleh karena itu
mintalah sedikit waktu, gak usah terlalu banyak. 5-10 menit
sekiranya cukup. Lebih dari itu kayaknya bakal memancing
guru/dosen buat kehilangan kesabaran.
Gunakan waktu tersebut untuk mengumpulkan anggota
kelompok(kalau berkelompok) dan membagi tugas untuk
penyajian materi, sisihkan satu orang buat mengetik poin2
penting buat presentasi, dan minta teman2 lain untuk mencari
literatur dengan cara apapun, bisa googling atau pinjem buku
teman.

3. Atur urutan penyajian materi.
Siapkan penyaji dari kelompokmu menurut kesiapan materi
yang diembannya. Jika ada yang sudah siap memberikan
materi tertentu, buat dia berperan sebagai ‘penghabis waktu’
dengan cara cuap-cuap materi yang dikuasainya tersebut selagi
yang lain mempelajari materi bagiannya.

4. Jangan liat mata audiens.
Banyak orang yang awalnya PD, jadi ciut nyali setelah
menemui tatapan para audiens yang siap ‘menerkam’. Jangan
liat langsung ke matanya, lihat titik diantara kedua mata, atau
dahi sekalian. Kita bakalan dapat dua benefit langsung:
menghindari tatapan meremehkan dan memperoleh
kepercayaan diri lebih. Trik ini bisa juga diganti dengan
membayangkan audiens kalian sebagai benda mati, misalnya
anggep semua audiens kayak guling yang duduk diam.

5. Bicara dengan lantang dan jelas
Hal ini penting, supaya kalian tetep bisa keliatan profesional
dengan tanggung jawab untuk mempresentasikan materi
kalian. Jangan segan untuk meminta diam audiens yang ramai.
Kalian pasti juga akan dapat nilai tambah dari cara kalian
membawakan presentasi.

6. Menanggapi pertanyaan dari audiens
Tanggapi pertanyaan audiens dengan tenang. Sekalian ulur
waktu juga buat mencari jawaban selama mungkin. Kalau ada
pertanyaan yang tidak mampu dijawab, jangan segan untuk
menangguhkan pertanyaan tersebut dan atau meminta
guru/dosen untuk membahasnya.

Satu lagi, jawab hanya pertanyaan yang berkaitan dengan
materi yang disajikan.

Advertisements

Silahkan berkomentar...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s